Keseriusan tim kampanye SBY-Boediono menggarap isu pilpres satu putaran ternyata tidak main main. Setelah sebelumnya hanya dilontarkan lewat kampanye terbatas serta dialog di media, sekarang sudah ditampilkan lewat iklan dan spanduk di daerah-daerah.
Selain itu, tim kampanye SBY juga gencar menampilkan beberapa hasil survei lembaga riset yang menampilkan posisi SBY-Boediono di tempat teratas serta diatas 50 persen. Tetapi yang perlu diingat adalah syarat terjadinya pilpres satu putaran tidak hanya harus mencapai minimal 50 persen suara, tetapi ada syarat yang kedua, yaitu di tiap daerah harus minimal 20 persen suara. Artinya jika saja hasil survei itu benar, maka harus dilihat lagi sebaran di tiap daerah, apakah memenuhi atau tidak. Saya kira syarat yang kedua ini yang sulit dicapai. Kita tahu bahwa mayoritas pemilih di tiap daerah berbeda beda, sehingga akan sulit mencapai syarat ini.
Wacana pilpres satu putaran digulirkan dengan alasan untuk penghematan anggaran. Namun yang perlu diingat adalah apapun hasilnya nanti tergantung dari rakyat yang memilih. Entah itu satu putaran ataupun dua putaran, kalau memang SBY yang banyak dipilih rakyat, pasti dia yang jadi. Justru pelontaran isu pilpres satu putaran, bisa jadi merupakan bentuk kekhawatiran kubu SBY, jika terjadi dua putaran maka dia yang akan tersingkir.
30 Juni 2009
Heboh Black Campaign Istri Boediono
Beberapa hari yang lalu, saat kampanye pasangan Capres JK-Wiranto, ada salah satu peserta yang mengedarkan sebuah publikasi tentang berita bahwa istri salah satu cawapres, Boediono ternyata Khatolik.
Akibat peristiwa ini tim sukses JK-Wiranto dituding melakukan kampanye hitam/black campaign terhadap pasangan SBY-Boediono. Namun belakangan diketahui bahwa oknum yang menyebarkan selebaran tersebut merupakan orang suruhan dari tim sukses SBY-Boediono. Wah tambah rumit aja permasalahan ini. Akibatnya tim sukses Jk menuding telah disusupi. Setelah permasalahan ini bergulir, masing-masing tim sukses mengklaim tidak bersalah, bahkan menyalahkan lawannya. Yang menjadi pertanyaan, kenapa mereka harus saling menuduh, toh masalahnya belum jelas, siapa sebenarnya oknum yang mengedarkan selebaran hitam tersebut, orang sby kah atau orang jk ? Seharusnya biarkan saja proses hukum berjalan, serahkan pb yang berwajib.
Terlepas dari kebenaran apakan ibu Herawati, istri Boediono beragama islam atau khatolik, seharusnya isu ini tidak perlu dibesar besarkan. Kita tau bahwa isu agama, merupakam isu yang paling sensitif di Indonesia. Saya khawatir isu ini akan mencederai pemeluk agama khatolik dan merusak kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin. Untuk itu tidak semestinya lah kita terpancing dengan isu isu seperti ini.
Akibat peristiwa ini tim sukses JK-Wiranto dituding melakukan kampanye hitam/black campaign terhadap pasangan SBY-Boediono. Namun belakangan diketahui bahwa oknum yang menyebarkan selebaran tersebut merupakan orang suruhan dari tim sukses SBY-Boediono. Wah tambah rumit aja permasalahan ini. Akibatnya tim sukses Jk menuding telah disusupi. Setelah permasalahan ini bergulir, masing-masing tim sukses mengklaim tidak bersalah, bahkan menyalahkan lawannya. Yang menjadi pertanyaan, kenapa mereka harus saling menuduh, toh masalahnya belum jelas, siapa sebenarnya oknum yang mengedarkan selebaran hitam tersebut, orang sby kah atau orang jk ? Seharusnya biarkan saja proses hukum berjalan, serahkan pb yang berwajib.
Terlepas dari kebenaran apakan ibu Herawati, istri Boediono beragama islam atau khatolik, seharusnya isu ini tidak perlu dibesar besarkan. Kita tau bahwa isu agama, merupakam isu yang paling sensitif di Indonesia. Saya khawatir isu ini akan mencederai pemeluk agama khatolik dan merusak kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin. Untuk itu tidak semestinya lah kita terpancing dengan isu isu seperti ini.
10 Juni 2009
Menjamurnya Model dan Aktor/aktris Menjadi Penyanyi
Keberhasilan beberapa aktor yang merambah dunia tarik suara, nampaknya mendorong aktor-aktor lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Beberapa aktor ini memang memiliki suara yang bagus, tetapi tidak sedikit pula yang cuma modal ketenaran dan wajah cakep.
Artinya, banyak diantara mereka sebenarnya yang tidak memiliki teknik vokal serta suara yang bagus. Memang dengan teknologi canggih seperti sekarang ini, suara dapat diatur sedemikian rupa di studio, sehingga akan tampak merdu. Lalu bagaimana kalau lagi show? Kalau lagi di panggung, biasanya diakali dengan cara lipsing. Penyanya tinggal "pura pura" nyanyi saja, suara berasal dari soundsystem di belakang. Akhirnya kita sebagai penikmat musik lama-lama bosan juga. Masak setiap tampil di panggung atau di tu, selalu pakai lipsing. Kapan suara aslinya keluar?
Itu belum seberapa, bahkan ada juga lho, suara yang sudah diolah di studio aja masih terdengar fales, apalagi aslinya? He he, cari sendiri aja deh siapa? Sampai saat ini yang saya tahu, aktor yang telah merambah jadi penyanyi diantaranya irwansyah, acha septriasa, BBB, titi kamal, nirina zubir, ussy sulistyowati, ardina rasti, luna maya, ivan gunawan, olga sahputra, cinta laura, ruben onsu dan catherine wilson. Setahu ku sih itu, ada yang lain?
Artinya, banyak diantara mereka sebenarnya yang tidak memiliki teknik vokal serta suara yang bagus. Memang dengan teknologi canggih seperti sekarang ini, suara dapat diatur sedemikian rupa di studio, sehingga akan tampak merdu. Lalu bagaimana kalau lagi show? Kalau lagi di panggung, biasanya diakali dengan cara lipsing. Penyanya tinggal "pura pura" nyanyi saja, suara berasal dari soundsystem di belakang. Akhirnya kita sebagai penikmat musik lama-lama bosan juga. Masak setiap tampil di panggung atau di tu, selalu pakai lipsing. Kapan suara aslinya keluar?
Itu belum seberapa, bahkan ada juga lho, suara yang sudah diolah di studio aja masih terdengar fales, apalagi aslinya? He he, cari sendiri aja deh siapa? Sampai saat ini yang saya tahu, aktor yang telah merambah jadi penyanyi diantaranya irwansyah, acha septriasa, BBB, titi kamal, nirina zubir, ussy sulistyowati, ardina rasti, luna maya, ivan gunawan, olga sahputra, cinta laura, ruben onsu dan catherine wilson. Setahu ku sih itu, ada yang lain?
08 Juni 2009
Amankan Ambalat !
Sudah berkali kali kapal perang malaysia memasuki perairan ambalat tanpa ijin. Tindakan seperti ini seharusnya tidak boleh dibiarkan, karena masalah ini berhubungan dengan kedaulatan republik indonesia.
Kritikan tentang sikap pemerintai ini sebenernya datang dari berbagai pihak. Beberapa pihak menyayangkan tentang tindakan pemerintah yang seolah olah membiarkan tindakan kapal perang malaysia. Beberapa pihak mengkritisi masalah anggaran militer kita yang masih kecil, sehingga gampang diremehkan bangsa lain. Pemerintah yang selama ini menjanjikan upaya diplomatis untuk menyelesaikan masalah ini nampaknya belum ada perkembangan yang berarti.
So, apakah kita akan mengulangi sejarah kelam masa lalu kita, yang telah merelakan sipadan dan ligitan pada malaysia ? Kenapa setiap kali ada masalah dengan malaysia kita seakan akan tak berdaya?
Kritikan tentang sikap pemerintai ini sebenernya datang dari berbagai pihak. Beberapa pihak menyayangkan tentang tindakan pemerintah yang seolah olah membiarkan tindakan kapal perang malaysia. Beberapa pihak mengkritisi masalah anggaran militer kita yang masih kecil, sehingga gampang diremehkan bangsa lain. Pemerintah yang selama ini menjanjikan upaya diplomatis untuk menyelesaikan masalah ini nampaknya belum ada perkembangan yang berarti.
So, apakah kita akan mengulangi sejarah kelam masa lalu kita, yang telah merelakan sipadan dan ligitan pada malaysia ? Kenapa setiap kali ada masalah dengan malaysia kita seakan akan tak berdaya?
Kontroversi Manohara
Kasus Manohara yang beberapa hari ini menghiasi media, nampaknya semakin panas saja. Disamping masalah utamanya dengan pangeran kelantan malaysia, teuku fachri, masalah lain timbul di Indonesia sendiri. Apakah itu ?
Beberapa pendukung manohara yang dulu sangat antusias untuk mendukungnya, baru-baru ini menyatakan menarik dukungan terhadap manohara. Diantara pendukung tersebut yaitu pengacara kondang OC Kaligis dan Ratna Sarumpaet. Ada apa gerangan? Hal itu disebabkan mereka merasa pihak manohara kurang serius dalam memperkarakan masalah ini. Mereka juga menganggap ibu daisy dan mano lebih banyak menghabiskan waktu untuk melakukan wawancara di televisi daripada mempersiapkan bukti untuk menjerat pangeran kelantan tersebut.
Kecurigaan terhadap keseriusan keluarga mano sangatlah beralasan, apalagi dengan adanya penundaan melakukan visum di rumah sakit sebagai salah satu bukti. Rumor rumor ini terus berkembang menjadi anggapan bahwa keluarga mano memanfaatkan kasus ini untuk mendongkrak popularitas manohara yang akan eksis kembali di dunia artis.
Beberapa pendukung manohara yang dulu sangat antusias untuk mendukungnya, baru-baru ini menyatakan menarik dukungan terhadap manohara. Diantara pendukung tersebut yaitu pengacara kondang OC Kaligis dan Ratna Sarumpaet. Ada apa gerangan? Hal itu disebabkan mereka merasa pihak manohara kurang serius dalam memperkarakan masalah ini. Mereka juga menganggap ibu daisy dan mano lebih banyak menghabiskan waktu untuk melakukan wawancara di televisi daripada mempersiapkan bukti untuk menjerat pangeran kelantan tersebut.
Kecurigaan terhadap keseriusan keluarga mano sangatlah beralasan, apalagi dengan adanya penundaan melakukan visum di rumah sakit sebagai salah satu bukti. Rumor rumor ini terus berkembang menjadi anggapan bahwa keluarga mano memanfaatkan kasus ini untuk mendongkrak popularitas manohara yang akan eksis kembali di dunia artis.
Langganan:
Postingan (Atom)

