One of smart way to promote blog / our website is by sending our article to article directory. With this service, hence article we would be more reading. And usually every headline emerging in web the directory article there are a link is leading to our url blog/web. Automatically this way will increase number of visitor.
Are you want to send your article to article directory ? send to free press release
13 Desember 2009
01 Agustus 2009
Kasus Pasha Pukul Mantan Istri
Kalau anda penggemar berita gossip, pasti sudah dengar tentang kasus pemukulan Pasha Ungu terhadap mantan istrinya Oki baru-baru ini. Oki melaporkan mantan suaminya atas tindak penganiayaan ringan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Menurut pengakuan Oki, Pasha memukul Oki lantaran Pasha tidak sutuju dengan rencana Oki yang ingin liburan ke Pangandaran. Tetapi alas an itu bisa jadi bukan alaan utama. Seperti kita ketahui bahwa selepas bercerai dengan Pasha, Oki berubah menjadi sosok wanita yang menawan dan sempat dekat dengan beberapa pria. Hal itu mungkin yang membuat Pasha cemburu.
Terlepas dari apakah benar alas an-alasan diatas, nampaknya kita harus melihat realita yang terjadi, bahwa mereka berdua bkanlah pasangan suami-istri lagi, sehingga keduanya sama-sama tidak berhak mengatur kehidupan masing-masing. Kalau kita lihat dari track record keduanya pula, nampaknya memang telah terjadi penganiayaan ringan. Belum hilang diingatan kita bahwa pasha sempat memukul vokalis Band Marvel lantaran dia cemburu dengan Oki. Hal itu juga diperkuat dari hasil visum dokter yang menyatakan ada beberapa luka di wajah oki. Dari beberapa hal diatas nampaknya memang dibalik sosok Pasha yang lemah lembut diatas panggung, menyimpan sosok lain yang pemarah dan mudah tersingung. Wallohua’lam.
Menurut pengakuan Oki, Pasha memukul Oki lantaran Pasha tidak sutuju dengan rencana Oki yang ingin liburan ke Pangandaran. Tetapi alas an itu bisa jadi bukan alaan utama. Seperti kita ketahui bahwa selepas bercerai dengan Pasha, Oki berubah menjadi sosok wanita yang menawan dan sempat dekat dengan beberapa pria. Hal itu mungkin yang membuat Pasha cemburu.
Terlepas dari apakah benar alas an-alasan diatas, nampaknya kita harus melihat realita yang terjadi, bahwa mereka berdua bkanlah pasangan suami-istri lagi, sehingga keduanya sama-sama tidak berhak mengatur kehidupan masing-masing. Kalau kita lihat dari track record keduanya pula, nampaknya memang telah terjadi penganiayaan ringan. Belum hilang diingatan kita bahwa pasha sempat memukul vokalis Band Marvel lantaran dia cemburu dengan Oki. Hal itu juga diperkuat dari hasil visum dokter yang menyatakan ada beberapa luka di wajah oki. Dari beberapa hal diatas nampaknya memang dibalik sosok Pasha yang lemah lembut diatas panggung, menyimpan sosok lain yang pemarah dan mudah tersingung. Wallohua’lam.
20 Juli 2009
Apakah Anda Pecandu Internet ?
Menarik sekali mengikuti lirik lagu dari sebuah grup vocal Saykoji yang berjudul online. Apakah andda juga sering kecanduan ber-online ria di internet ?
Semakin lama, dunia internet semakin berkembang. Kalau dulu orang berhubungan dengan internet untuk tujuan mencari informasi, tetapi sekarang lebih banyak yang ditawarkan di internet, termasuk masalah hiburan. Anda tetap dapat berkomunikasi lewat internat dengan media chatting, serta bersosialisasi lewat media social networking seperti Facebook, Friendster, twitter, Myspace dan lainnya.
Yang perlu diperhatikan disini adalah fungsi dari internet itu sendiri serta tingkat kebutuhan kita. Kalau memang internet dapat kita gunakan dalam rangka mendukung studi kita, maka tidak jadi soal. Tetapi kalau internet hanya sebatas menghabiskan aktu kita atau bahkan untuk tujuan negatif, sepertinya kita perlu evaluasi diri kita akan penggunaan internet di kehidupan kita. Tetaplah memiliki control pribadi, agar tidak terjebak dalam sebuah kegiatan yang sia sia. Yup… Happy Surfing
Semakin lama, dunia internet semakin berkembang. Kalau dulu orang berhubungan dengan internet untuk tujuan mencari informasi, tetapi sekarang lebih banyak yang ditawarkan di internet, termasuk masalah hiburan. Anda tetap dapat berkomunikasi lewat internat dengan media chatting, serta bersosialisasi lewat media social networking seperti Facebook, Friendster, twitter, Myspace dan lainnya.
Yang perlu diperhatikan disini adalah fungsi dari internet itu sendiri serta tingkat kebutuhan kita. Kalau memang internet dapat kita gunakan dalam rangka mendukung studi kita, maka tidak jadi soal. Tetapi kalau internet hanya sebatas menghabiskan aktu kita atau bahkan untuk tujuan negatif, sepertinya kita perlu evaluasi diri kita akan penggunaan internet di kehidupan kita. Tetaplah memiliki control pribadi, agar tidak terjebak dalam sebuah kegiatan yang sia sia. Yup… Happy Surfing
15 Juli 2009
Menyimak Arah Koalisi Golkar
Kekalahan Pasangan Jk-Wiranto dalam Pilpres 2009 merupakan pukulan telak bagi partai Golkar. Usai keluarnya hasil Pilpres yang telah dirilis sejumlah lembaga survai, Golkar langung merapatkan barisan, untuk kemudian membuat kebijakan terbaru mengenai sikap politik partai tersebut. Sikap yang sering diperdebatkan adalah tentang apakah Golkar akan tetap beroposisi bersama PDIP, Hanura dan Gerindra ataukah justru sebaliknya, akn ikut bergabung dengan Partai Penguasa.
Banyak hal yang perlu dicermati dari sikap pokitik Golkar ini. Dari intern Golkar sendiri memang ada beberapa pihak yang menginginkan kembali merapat ke Demokrat sebagai partai penguasa. Kalangan pendukung ini kebanyakan berasal darim tokoh Golkar yang dalam lima tahun belakangan menjadi pejabat public. Msalahnya apakah keinginan ini juga akan disetujui oleh tokoh lainnya. Memang dalam sejarah Golkar, Golkar tidak memiliki track record sebagai oposisi. Hal itu juga yang menjadi salah satu pertimbangan Partai Golkar.
Dari sisi Demokrat dan koalisinya, apakah gagasan untuk menarik Partai Golkar untuk ikut bergabung, akan mmberi pengaruh positif bagi koalisi Demokrat serta bagi kehidupan politik nasional ? Belum diputuskan saja sudah ada partai koalisi yang menyatakan menolak, bagaimana kedepannya, apakah dapat bekerja sama ?
Di dalam kehidupan politik di Indonesia, memang kehidupan demokrasinya tidak sebagis di Negara-negara maju yang jauh lebih mapan. Namun perlu satu sikap politik yang realistis yang harus ditunjukkan oleh Partai Golkar. Mengapa harus realistis ? Pertama kita cermati sejarah ketika JK mengambil keputusan untuk maju sebagai Capres. Secara tidak langsung, JK dan Golkar merasakan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan saat itu. Maka dia mengambil sikap untuk memperbaiki serta melanjutkan apa yang telah dilakukan SBY selaku Presiden kala itu. Kalau kemudian setelah kalah dalam Pilpres, kemuian Golkar ingin kembali bergabung dengan penguasa, apakah tidak malah menjadi lucu ? Apakah nanti tidak akan menuai kecaman karena tidak konsisten dengan keputusannya ?
Kalau kita cermati lebih jauh tentang komposisi kursi di parlemen, apabila Golkar bergabung dengan penguasa, bukankah akan semakin “Gemuk” jumlah kursi di Parlemen. Kalau seperti ini apakah kemudian bagus bagi kehidupan demokrasi kita ?
Banyak hal yang perlu dicermati dari sikap pokitik Golkar ini. Dari intern Golkar sendiri memang ada beberapa pihak yang menginginkan kembali merapat ke Demokrat sebagai partai penguasa. Kalangan pendukung ini kebanyakan berasal darim tokoh Golkar yang dalam lima tahun belakangan menjadi pejabat public. Msalahnya apakah keinginan ini juga akan disetujui oleh tokoh lainnya. Memang dalam sejarah Golkar, Golkar tidak memiliki track record sebagai oposisi. Hal itu juga yang menjadi salah satu pertimbangan Partai Golkar.
Dari sisi Demokrat dan koalisinya, apakah gagasan untuk menarik Partai Golkar untuk ikut bergabung, akan mmberi pengaruh positif bagi koalisi Demokrat serta bagi kehidupan politik nasional ? Belum diputuskan saja sudah ada partai koalisi yang menyatakan menolak, bagaimana kedepannya, apakah dapat bekerja sama ?
Di dalam kehidupan politik di Indonesia, memang kehidupan demokrasinya tidak sebagis di Negara-negara maju yang jauh lebih mapan. Namun perlu satu sikap politik yang realistis yang harus ditunjukkan oleh Partai Golkar. Mengapa harus realistis ? Pertama kita cermati sejarah ketika JK mengambil keputusan untuk maju sebagai Capres. Secara tidak langsung, JK dan Golkar merasakan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan saat itu. Maka dia mengambil sikap untuk memperbaiki serta melanjutkan apa yang telah dilakukan SBY selaku Presiden kala itu. Kalau kemudian setelah kalah dalam Pilpres, kemuian Golkar ingin kembali bergabung dengan penguasa, apakah tidak malah menjadi lucu ? Apakah nanti tidak akan menuai kecaman karena tidak konsisten dengan keputusannya ?
Kalau kita cermati lebih jauh tentang komposisi kursi di parlemen, apabila Golkar bergabung dengan penguasa, bukankah akan semakin “Gemuk” jumlah kursi di Parlemen. Kalau seperti ini apakah kemudian bagus bagi kehidupan demokrasi kita ?
Langganan:
Postingan (Atom)

