Beberapa hari yang lalu, saat kampanye pasangan Capres JK-Wiranto, ada salah satu peserta yang mengedarkan sebuah publikasi tentang berita bahwa istri salah satu cawapres, Boediono ternyata Khatolik.
Akibat peristiwa ini tim sukses JK-Wiranto dituding melakukan kampanye hitam/black campaign terhadap pasangan SBY-Boediono. Namun belakangan diketahui bahwa oknum yang menyebarkan selebaran tersebut merupakan orang suruhan dari tim sukses SBY-Boediono. Wah tambah rumit aja permasalahan ini. Akibatnya tim sukses Jk menuding telah disusupi. Setelah permasalahan ini bergulir, masing-masing tim sukses mengklaim tidak bersalah, bahkan menyalahkan lawannya. Yang menjadi pertanyaan, kenapa mereka harus saling menuduh, toh masalahnya belum jelas, siapa sebenarnya oknum yang mengedarkan selebaran hitam tersebut, orang sby kah atau orang jk ? Seharusnya biarkan saja proses hukum berjalan, serahkan pb yang berwajib.
Terlepas dari kebenaran apakan ibu Herawati, istri Boediono beragama islam atau khatolik, seharusnya isu ini tidak perlu dibesar besarkan. Kita tau bahwa isu agama, merupakam isu yang paling sensitif di Indonesia. Saya khawatir isu ini akan mencederai pemeluk agama khatolik dan merusak kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin. Untuk itu tidak semestinya lah kita terpancing dengan isu isu seperti ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ayo... Kirimkan Opinimu !!!
Caranya :
1. Tulis opini pada kolom komentar
2. Pilih 'name/url' pada pilihan "beri komentar sebagai".
3. Isi nama dan url (alamat blog/situs pribadi atau kosongkan).
4. Klik "lanjutkan"
5. Klik "poskan komentar"